Fisika Teknik ato Teknik Fisika sih..?? Sebenarnya sih (kata dosen lho) Fisika Teknik. Tapi kok orang sering nyebut Teknik Fisika untuk Program Studi Fisika Teknik, padahal kan Teknik Fisika itu nama Jurusan. Yah emang sih.., kalo di UGM, Teknik Fisika itu adalah nama Jurusan, dan di dalam Jurusan Teknik Fisika ini ada dua Program Studi (Prodi), yaitu prodi Teknik Nuklir dan Prodi Fisika Teknik. Kalo jawaban pastinya mengenai pertanyaan di atas tadi sih sejujurnya aku kurang ngerti.

Kadang kalo orang nanya “Kuliah di mana ,mas?” Kalo dijawab Fisika Teknik, banyak orang yang berkata “Mmm.., jurusan Fisika yang mempelajari Teknik gitu ya?”. Nah .., padahal seharusnya kan Jurusan Teknik yang mempelajari Pengaplikasian Fisika pada dunia Teknik. Beda loh antara keduanya itu. Nah kalo gitu sekalian aja ya aku terangin apa itu jurusan Fisika Teknik.

Fisika Teknik itu nanti dalam konsentrasi nya dibagi menjadi tiga bagian yaitu : Konsentrasi Manajemen Energi, Konsentrasi Rekayasa Energi, dan Konsentrasi Instrmentasi. Nah kalo Konsentrasi Manajemen Energi ini mempelajari tentang pemanfaatan energi, penghematan, pengoptimalan suatu sumber energi yang udah ada / ditemukan. Sedangkan kalo Konsentrasi Rekayasa Energi itu mempelajari penciptaan, atau pemanfaatan suatu sumber energi baru, misal Solar System (teknologi sumber energi matahari), ato pemanfaatan air sebagai sumber energi baru pengganti bensin bagi kendaraan bermotor yang akhirnya menciptakan suatu bahan bakar yang ramah lingkungan.

Yang terakhir (and it’s my favourite) : Konsentrasi Instrumentasi. Konsentrasi ini mempelajari bagaimana kita menciptakan suatu alat – alat baru yang dapat dipergunakan untuk kemudahan manusia. Jadi kalo seperti yang aku dengar dari saudariku yang pernah Kerja Praktek di Perusahaan minyak, orang – orang di perusahaan minyak itu bilang kalo “anak – anak fisika teknik itu adalah orang – orang yang bisa bikin alat apa aja yang dia mau”. Misal suatu perusahaan ingin membeli alat pengukur jumlah mobil yang parkir di halaman kantornya. Nah.., alat seperti itu kan belum ada (walaupun ada paling nggak di jual umum di pasaran kan..),maka “anak – anak Instrumentasi” inilah yang membuatnya. Misal lagi, suatu rumah makan ingin memiliki alat yang bisa mengatur matinya kompor gas jika masakannya udah matang (kalo ini kayaknya belum ada deh..) , maka “anak – anak Instrumentasi” ini lah yang akan membuatkannya.

Dan tentu saja konsentrasi Instrumentasi ini banyak mempelajari mengenai Teknik Pengukuran,Elektronika, Sistem & Kontrol, Sensor, Radiasi, dkk.., jadi mirip sih kayak Teknik Elektro. Cuma mungkin kalo Teknik Elektro mungkin lebih fokus pada analisis rangkaian elektronikanya.., kalo Fisika Teknik lebih fokus pada pengaplikasiannya (secara konsep). Jadi buat temen – temen yang masih duduk di bangku SMA, atao belum kuliah.., ini bisa jadi bahan pertimbangan lho..!!
Gak rugi kan milih Fisika Teknik sebagai pilihan kalian….

Forza Fisika Teknik …!!!

[di update pada 2 Februari 2010]

Tulisan di atas saya tulis 6 tahun lalu. Jadi mungkin tidak relevan lagi sekarang. Untuk mendapatkan informasi atau pendapat lain, silahkan baca komentar – komentar di bawah.