Agama yang paling benar …

Tuhanmu Bukan Tuhanku
==================

tuhanmu, ya tuhanmu
tuhanku, ya tuhanku

tuhanmu berbeda dengan tuhanku

menurutmu, tuhanku bukan tuhan
menurutku, tuhanmu bukan tuhan

tuhanmu menciptakan agama yang kamu anut
tuhanku menciptakan agama yang aku anut

agamamu, ya agamamu
agamaku, ya agamaku

menurutmu, aku ini kafir
menurutku, kamu itu kafir

tuhanmu menciptakan surga untukmu
tuhanku menciptakan surga untukku

surga buatan tuhanmu bukan untukku
surga buatan tuhanku bukan untukmu

tuhanmu menciptakan neraka
katamu, neraka buatan tuhanmu itu untukku

tuhanku juga menciptakan neraka
karena neraka buatan tuhanku itu untukmu

tapi kamu berteriak, “kau harus percaya pada tuhanku,
agar tak dibuang ke dalam neraka jahanam buatan tuhanku!”
aku pun berteriak, “kau yang harus mengakui tuhanku,
agar tak disiksa habis-habisan dalam neraka buatan tuhanku!”

“goblok!” bentakmu. “menurut agamaku, tuhanmu itu hantu!”
“bodoh!” sergahku. “menurut agamaku, justru tuhanmu itu hantu!”

“biadab!” umpatmu. “kau menghujat tuhanku!”
“bedebah!” makiku. “kau menghujat tuhanku!”

maka kamu dan aku saling naik pitam, saling mencabut parang
saling menyerang hingga parang bersarang dalam erang kesakitan

kamu mati
aku juga mati

kamu menghadap tuhanmu
aku menghadap tuhanku

di langit tuhanmu dan tuhanku mengadakan pertemuan
karena tuhanmu tidak rela menerima kematianmu
dan tuhanku pun tidak rela menerima kematianku

pertemuan menjadi debat tanpa batas
kesabaran tuhanmu habis
kesabaran tuhanku juga demikian

lantas tuhanmu berkelahi dengan tuhanku
perkelahian seru dari dendam kesumat purba

langit bergemuruh
halilintar runtuh

di bumi, anakmu bilang, “wah tuhanku marah.”
anakku pun bilang, “tuhanku-lah yang marah.”

“goblok!” bentak anakmu. “tuhanku marah, gara-gara kau
tidak mau menyembah tuhanku, bertobat dari kafirmu lalu
masuk agamaku!”
“bodoh!” balas anakku. “tuhankulah yang marah,
gara-gara kau tidak mau menyembah tuhanku, bertobat
dari kafirmu lalu masuk agamaku!”

“biadab!” umpat anakmu. “kau menghina agamaku!”
“bedebah!” maki anakku. “kau menghina agamaku!”

maka anakmu dan anakku saling bersitegang, saling mencabut parang
saling menyerang hingga parang bersarang dalam erang
kesakitan

anakmu mati
anakku juga mati

anakmu menghadap tuhanmu
anakku menghadap tuhanku

di langit tuhanmu dan tuhanku mengadakan pertemuan lagi
karena tuhanmu tidak ikhlas menerima kematian anakmu
dan tuhanku pun tidak ikhlas menerima kematian anakku

pertemuan kembali menjadi debat tanpa batas
kesabaran tuhanmu habis
kesabaran tuhanku juga begitu

lantas tuhanmu berkelahi lagi dengan tuhanku
perkelahian seru dari dendam kesumat purba

langit bergemuruh
halilintar runtuh

di bumi, cucumu bilang, “wah tuhanku murka, sebab ia
membenci adanya orang-orang kafir semacam kau!”
cucuku pun bilang, “tuhanku-lah yang murka, sebab ia
membenci adanya orang-orang kafir semacam kau!”

lantas, lagi-lagi saling tebas
sama-sama nyawa lepas

di suatu tempat, iblis, setan, ruh jahat dan sesamanya berkumpul
melingkari meja, menyaksikan semua mereka tertawa
terbahak-bahak.
“sesungguhnya, kita tahu siapa tuhan yang sebenarnya itu,” kata mereka

Pesan Moral :

Urusin aja agama kita masing-masing seperti kita peduli dengan istri kita,

dan tidak usah mencampuri agama orang lain seperti kita yang nggak mau tau rasanya istri tetangga……..

(emha ainun najib)

11 Comments

  • At 2006.02.15 11:59, agus fahyadi said:

    ceritanya bagus sekali membuatku terhibur dan terasa gel salam kenal dari agus

    • At 2006.02.16 10:28, Mc Helin said:

      Jago do bah puisini lae on bah. Toho do tutu. Ai na balgaan HOTEL (Hosom Teal Elat Late) ni hombar balokta on bah. Bintang lima muse ‘hotel’ nai. Ia interen i halak i ma diurusin nian. Sukses ma torus. Mauliate

      • At 2006.03.31 21:58, Freddy Hya said:

        jago do bah lae taon marpuisi . Toho museng nadidokon nai. Ai nagodangan HOTEL ( Hosom Teal Elat Late ) na adong diportibion.maragam macam musengan aka gayana. alani i taurus ma apunatta , unang pola olo hita ribut ala ni jolma/halak ala sotoho dope nadi dongkon naiiiiiiiiiiiiiiiii.Sai sukses ma aka nai luluan Ni Lae Ta. bujur menjuah – juah nina halak karo ( pantat nina halak SUNDA ) mauliate gadang dihamuna.

        • At 2006.04.04 17:59, Okto Silaban said:

          Horas manjuah – juah Lae Freddy.., ai halak Karo do hamu… , mauliate lae ala nunga mambahen masukan tu web hami on..
          Toho do na didokkon lae Freddy on.., Siip..

          Horas manjuah – juah..

          • At 2006.05.23 14:40, 4Csubscript7 said:

            sip banget bos pesan moral nya!!!

            • At 2008.04.11 19:59, daRtie said:

              sMuA oRaNg eMaNg pUnya agaMa yAng gak sAma,,

              so, sBaiKnYa qTa sMa2 sLg m’HaRgaI yAcH!!!!!!!

              sPeRti pUiSi’Na kAk oKto iNi….

              ThaNk’zZ kAk…..

              GOD bLeSs Us…

              • At 2008.05.21 16:04, Dodi said:

                tidak ada satupun agama yang bisa menyelamatkan manusia..

                tapi hanya satu jalan yang bisa menyelamatkan kita dari hukumannya..

                yaitu dengan mendengarkan segala perintahnya & aturannya,

                dan mengikuti anaknya Yesus Kristus…

                atau yang sering kita dengar dengan sebutan nabi isa..

                • At 2008.10.20 13:23, terima_kasih said:

                  pesan moral yang bagus, teman. tq…. tuhan memberkati….

                  • At 2009.04.21 01:08, Ivan said:

                    Tks ats psn yg pj tp indh. GOD BLESS YOU. ng2 smua sini rt-rt pk bhs btk. sy sj wng btk tp tdk th bhs btk

                    • At 2009.10.22 08:51, Me said:

                      Urusin aja agama kita masing-masing seperti kita peduli dengan istri kita,

                      dan tidak usah mencampuri agama orang lain seperti kita yang nggak mau tau rasanya istri tetangga……..

                      (emha ainun najib)

                      Manusia mudah berucap.. berkata.. Tuhan kok ibarat istri tetangga …

                      • At 2010.01.18 19:26, who said:

                        kok tuhan ada dua, punya dendam , kesumat lagi, trus berkelahi lagi, apalagi disamakan istri,, itu tuhan apa manusia, kok mirip sifat manusia, gak salah tuh ajaranya

                        (Required)
                        (Required, will not be published)

                        nanas