Barang di kamarku : TV Tuner

Sebagai mahasiswa tentu kita gak mau ketinggalan informasi yang sedang berkembang. Yah, biasanya sih informasi itu aku baca di internet. Tapi kan itu ada delay nya. Memang ada saja situs berita yang updatenya dalam hitungan detik. Tetapi untuk bisa membacanya aku mesti ke warnet ato ke kampus, jadi mendingan tekan tombol remote tv tuner, dan bukalah Metro TV, alihkan mata anda ke bagian bawah. Ticker News tell you most update ones.. (Bener tuh bahasa Inggrisnya?). Sadar gak sadar sebenarnya aku sepertinya mengalami ketergantungan terhadap informasi. Rasanya kalo satu hari gak baca koran, lihat berita di TV, ato baca berita di internet, rasanya ada yang kurang dengan diriku. Kalo kata Inul “Bagai sayur tanpa garam, kurang enak kurang sedap.. karena itu Inul goyang…” Eh.., ngapain kalian joget – joget. Sekarang waktunya baca web ku bukan joget okay..!

Dulu sewaktu baru pindah kos, sangat terasa kalo tanpa TV hampa sekali rasanya. Aku tahan bolak – balik ke kos lama buat nonton TV. Dan tebak apa program televisi yang paling kucari tiap Jumat malam itu..? Hah..? Bukan “Jenazah penuh belatung” lah… Yah, terserah mo bilang apa, tapi itu adalah Indonesian Idol ! Gimana lagi, udah kadung ngikutin dari awal, tanggung rasanya. Mungkin juga karena ada keterikatan emosi ya, lantaran Joy Tobing masih saudara sama aku. Iya.. iya.., saudara jauh maksudku. Jauuuuuuuhhh.. banget, he..he. Yang jelas aku yakin ada hubungannya antara Silaban dan Tobing. (he..he.) 😀

Kembali ke pokok masalah. Dari segala stasiun TV yang ada hanya 3 yang paling sering kutonton. Dan mereka yang beruntung adalah.. MetroTV, TransTV dan MTV. Mengapa mereka bertiga? Nih alasannya :
MetroTV : jelas.., ulasan berita terupdate ada disini, begitu juga masalah bisnis, dan teknologi – teknologi terbaru pun seringkali diangkat disini.
TransTV : Dari satu hari penuh siaran, banyak sekali program acaranya yang menurut saya pribadi “berkelas”. Tidak asal – asalan. Dan film – film yang diputar pun bagus – bagus. Bukan seperti film gak jelas yang seringkali diputar di Lativi lewat tengah malam. (Sorry to Lativi.. 🙁 )
MTV : Gak usah ditanya lagi.., urusan musik ya jelas yang satu ini jagonyo. Dan khas anak muda.

Hal menarik lain yang kutemukan di siaran televisi yaitu gaya bicara orang. Mulai dari berbagai suku di Indonesia, sampai dengan gaya bicara bahasa Inggris di Amerika, Inggris atau negara Eropa lainnya. Istilah – istilahnya pun menarik. Lumayanlah buat nambah – nambah perbendaharaan kata.

Oh iya, salah satu manfaat positif dari televisi adalah memunculkan ide. Baik itu ide bisnis, perkembangan teknologi, pendidikan dsb. Kadangkala itu datang dari cerita film, atau bahkan iklan – iklan yang sekadar numpang lewat. Misal saja, tau gak kalian siapa aja sih orang – orang yang sering ngisi suara di iklan – iklan itu (dubber)? Berapa mereka dibayar? Berapa pula bayaran untuk tiap jingle iklan yang anda dengan hampir tiap hari di televisi? Hal itu bisa saja membuat timbul ide untuk terjun di bisnis tersebut.

Kalo efek negatif gimana? Menurutku sih bisa saja. Tergantung anda termasuk tipe orang yang bagaimana menyikapi masalah. Misal anda mendengar daerah A konflik dengan daerah B. Sedangkan anda berasal dari daerah B, apa yang anda lakukan? Kalo gak bisa nyikapi dengan baik tentu saja jadinya tambah runyam. Atau kalo yang sering diributkan belakangan ini adalah masalah tayangan vulgar. Hmm.., aku sih belum tau ada atau enggak yang mensurvei masalah ini, tepatnya mengenai korelasi antara banyaknya tayangan vulgar di TV dengan perilaku sosial di masyarakat. Eh.. iya, ada yang berminat melakukan survei? Atau bisa dijadiin Tugas Akhir kalo anda masih kuliah.

Bicara tentang siaran televisi memang tak ada habisnya.. (Pufff..! Aku sebenarnya benci kalimat barusan ini. Emangnya ada hal yang bisa habis dibicarakan?). Mungkin kalian mo membahas juga? Tulislah..! Aku tunggu tulisan kalian.

6 Comments

  • At 2006.08.20 23:49, Agus Silaban said:

    Kalo aku suka MetroTV, krn ada Rahma Sarita…
    suka TransTV, krn ada Cut….apa namanya Insert…
    suka MTV, krn dulu ada Nadya….
    en skrg suka TV7 aja, krn ada ….Liga Inggris…he..he…

    cantik kali website ini kuliat…
    ngiler aku jadinya….
    ku coba bikin…ah….

    Mauliate, Okto….

    • At 2006.08.21 00:02, Okto Silaban said:

      Wahh.., beda – beda tipislah appara.. 😀
      Dah mulai nge-blog juga yah.. he..he.

      Mauliate godang, ala nunga maradi tu web on..

      • At 2007.09.04 02:33, richo said:

        Saya lagi buat tugas akhir tentang pembuatan media televisi baru dengan genre olahraga, yang saya buat disini berkaitan dengan sisi grafisnya karena saya kuliah di desain grafis its surabaya. saya mengangkat tema ini karena menurut saya sarana hiburan saat ini tidak ada yang khusus mennyasar segmen pria. terkadang lucu kalo lagi di depan televisi acaranya sinetron melulu dan sekarang terasa sinetron sudah terkontaminasi sex dan kekerasan yang terekspose secara vulgar. dan terasa sudah kurang pantas jika di tonotn keluarga.
        kalo pak okto punya data survey ataupun data pendukung tentang tema yang saya angkat ini tolong bisa dibagi nggak pak..

        terimakasih
        pak
        sebelumnya

        • At 2007.09.04 03:01, Okto Silaban said:

          Bagus tuh penelitiannya.., nanti kalau sudah dapat hasilnya dipublikasikan yah..
          Sayang sekali saya tidak punya data yang anda butuhkan… 😀

          • At 2007.12.04 07:41, arin said:

            tolong kirim cara pembuatannya y,secepatnya loch butuh bgt nich

            • At 2007.12.04 09:21, Okto Silaban said:

              @arin : Cara pembuatan apa om?

              (Required)
              (Required, will not be published)

              duku