Desktop Ubuntu 7.10 Gutsy (Mac OS X Style dengan Avant Window Navigator)

Ubuntu Gutsy 7.10 - Okto SilabanSekadar pamer desktop Ubuntu di notebook ku, ini menggunakan Icon T-Ish. Style nya, beserta tutorial ambil dari situsnya Taimila (Linux desktop imitating OSX | Lauri Taimila). Font nya pake punya Apple, download langsung di situsnya Apple.com. (klik gambar untuk memperbesar).

Beberapa modifikasi juga saya lakukan untuk mencapai tampilan seperti ini. Karena tidak semuanya cocok pada semua kondisi. Jadi mungkin hasilnya akan berbeda dengan apa yang diimplementasikan di situsnya Taimila.

Untuk Dock dibawah, saya menggunakan Avant Window Navigator. Memang tersedia beberapa pilihan lain, seperti DocX, amadou atau gDesklets. Hasilnya pun sangat mirip. Tetapi dari segi fungsi semuanya masih kalah dengan Avant Window Navigator.

Dengan gDesklets dock nya memang bagus, dan mudah dikonfigurasi, begitu juga Dock – dock yang lain. Tetapi kesemuanya sama – sama akan akan tertutup jika kita membuka suatu aplikasi dengan window mazimize. Jadi jika anda membuka Firefox, kemudian memaximize ukurannya, maka dock tersebut akan tertutup. Jadi apa gunanya dong dock (sebagai application launcher) kalau kita tidak bisa me-launch aplikasi dari situ.

Disinilah keunggulan Avant Window Navigator. Dia bisa diset sebagai panel, sehingga walaupun ukuran window kita maximize, tidak akan menutupi Avant Window Navigator. Ini baru bener dock application launcher.

Catatan :
Avant Window Navigator ini membutuhkan banyak library untuk bisa diinstal karena satu – satunya cara yang saya temukan untuk menginstal nya adalah dengan compile manual. Saya sendiri gagal mengcompilenya. Tetapi nekat meneruskan untuk diinstal paksa, ternyata akhirnya bisa jalan juga, walaupun beberapa fungsi tidak jalan.

Dock : Saya mengartikannya sebagai suatu menu (biasanya di bagian bawah), yang terdiri dari icon – icon program yang ada. Ketika icon ini diklik, maka aplikasinya dijalankan. Di Gnome semacam panel, tetapi biasanya dengan tampilan yang banyak efek animasinya. Kalau tidak salah pertama diperkenalkan di komputer Mac OS.

8 Comments

  • At 2007.10.30 22:21, ayahshiva said:

    wah keren tuh

    • At 2007.10.30 23:12, Adham Somantrie said:

      tombol merah-kuning-hijau-nya blom dipindahin ke kiri ya? 😛

      tampaknya skin-nya masih kurang mirip tuh, perasaan dulu pernah liat unix dengan skin yg lebih mirip dengan tiger. tapi sayangnya ga sempet nanyain nama skin-nya 😛

      wallpaper aqua biru itu udah basi mas, beralih ke wallpaper “space”… hiihihhi…

      • At 2007.10.30 23:18, Okto Silaban said:

        Merah-kuning-hijau emang sengaja gak tak pindah..
        Jadi pada dasarnya memang tidak ingin jadi bener2 tampilan Mac sih..

        Style nya Mac, tapi tetap Linux..

        Pokoknya style Labanux lah.. 😀 he..he.

        Makanya icon start juga gak tak pasang logo mac, tapi malah icon muka ku yang ganteng ini 😀

        Wallpaper space ? Leopard ya mas?

        • At 2007.11.01 10:47, Adham Somantrie said:

          tapi saya sih sebenernya lebih suka wallpaper leopard yg versi “daun” daripada versi “space”…

          • At 2007.11.01 18:00, Okto Silaban said:

            sama.., yang space itu rasanya gimana gitu.. kaya gak elegan.. 🙁

            • At 2008.03.10 23:36, Donny Kurnia said:

              Saya pakai themes ubuntu Mac4Lin. Panduan dan link download bisa lihat di sini: http://howtoforge.com/mac4lin_make_linux_look_like_a_mac

              Saya sendiri pake themesnya yang versi 0.3 untuk control di gnome. versi 0.4 hanya pake iconsnya aja. Saya nanti akan tuliskan di blog saya trik instalasi Mac4Lin ini 🙂

              • At 2008.03.11 20:08, Okto Silaban said:

                @Donny : Ya.., saya pernah baca juga yang satu itu. Tapi masih harus download filenya satu2. Jadi mungkin yang paling gampang sekarang pake paketan mac4lin. Udah satu paket komplit – plit.. 😀

                • At 2008.09.18 15:05, vincent said:

                  kok g bs di download cihhhhhhhhhh

                  (Required)
                  (Required, will not be published)

                  nanas