Beberapa waktu lalu akses account SSH saya di salah satu web hosting di disabled. Saya menanyakan ini kepada Sales Support mereka via YM. Saya pikir karena layanan support yang tersedia via YM hanyalah Sales Support, maka saya bisa langsung menanyakan kepada mereka mengenai masalah ini.

Sales Support tersebut mengatakan agar membuat ticket support. Saya tanya balik mengapa harus selalu via ticket support? rasanya merepotkan (karena user interface mereka untuk login masih sangat tidak nyaman). Akhirnya saya dialihkan ke Sales Support lain yang juga sedang online via YM. Kemudian setelah permasalahannya ketemu, Sales Support pertama kembali mengirim pesan kembali kepada saya. Ia menjelaskan mengapa tidak bisa melayani keluhan teknis via YM. Hal ini dikarenakan layanan via YM hanya untuk Sales Support (penjualan,dkk). Jadi bukan untuk hal teknis. Ok.. saya terima penjelasan mbak satu ini.

Kemudian akhrinya tadi saya menanyakan perihal SSH saya yang masih didisabled via support ticket, seperti disarankan Sales Support sehari sebelumnya. (Yang mengurusi support ticket adalah bagian teknis). Dan inilah balasan dari bagian ticket support tersebut :

2008-02-14 20:22 – SUPPORT DEPT – Ticket Closed

selamat malam,

server tempat domain anda berada tidak dalam maintenance.
untuk bertanya masalah teknis, silakan membuat support ticket, bukan bertanya ke YM.

kami mendisable akses ssh karena isu security yang dikeluarkan dari cpanel, kami akan membuka kembali akses ssh milik anda setelah isu security dari cpanel selesai.

salam

Entahlah menurut anda bagaimana.. Tetapi bagi saya ini kurang sopan. Nada kalimatnya seperti bukan sebuah pesan dari penyedia layanan kepada clientnya. Ditambah pesan ini tanpa menggunakan huruf kapital pada awal kalimat. Saya saja masih menggunakan penulisan yang benar untuk blog ini. Saya rasa untuk sebuah pesan resmi dari perusahaan, pesan seperti ini kurang layak.

Yah.. mungkin karena perusahaan ini dikelola oleh anak – anak muda (pemiliknya sendiri masih berumur dibawah 25 tahun). Mungkin bagi anda ini sepele. Tapi percayalah.., untuk skala sebuah perusahaan, hal seperti ini bisa berakibat fatal.

Mudah – mudahan kesalahan “kecil” seperti ini tidak terulang lagi, dan perusahaan ini bisa semakin memperbaiki diri.