XAMPPIni tutorial instalasi XAMPP cara saya (di Linux jadinya LAMPP – Linux Apache Mysql PHP Perl). Kelebihannya :

  • Portabel. Anda mo ganti – ganti distro.., mo install ulang Linux anda.. Gak ngefek.
  • Edit konfigurasi lebih gampang. File berada di direktori yang dimiliki akses penuh oleh user, dan gampang diakses.

Kebutuhan pra instalasi (pre-requirement) :

Partisi sistem operasi dan partisi tempat menyimpan data terpisah

Mengapa pakai cara ini?

Begini. Saya dulu sempat berganti – ganti distro Linux antara Ubuntu dan Debian. Belakangan saya tetap di Ubuntu. Tetapi setiap rilis Ubuntu baru, saya memilih untuk melakukan fresh install (selalu gagal dengan upgrade). Nah selama berganti – ganti distro itu, saya tetap bermain – main dengan web development. Dan sangat susah jadinya kalau LAMPP nya tidak “portabel”.

LAMPP sendiri defaultnya harus diletakkan di /opt/lampp. Ada beberapa kesulitan yang saya hadapi dengan letak direktori seperti itu.

  • File – file web berada di htdocs. Nah, saya harus mengeset permission di /opt/lampp/htdocs agar bisa diakses user. Bisa diatasi memang, dengan meletakkan htdocs di direktori lain / partisi lain, lalu dibuat symbolic links (shorcut) ke direktori tersebut. Atau dengan mengubah konfigurasi LAMPP anda.
  • Ok. Untuk folder htdocs masih bisa diatasi. Tapi setelah anda install ulang Linux anda, direktori /opt/lampp anda juga kan hilang. Eitss.. aman.. Htdocs kan sudah dibackup. Tinggal install ulang LAMPP, pasang di /opt/lampp, dan sesuaikan htdocsnya. Selesai? Belum.. Database nya bagaimana? Anda lupa backup? Ya udah.. mati aja.. Ha..ha..
  • Anda juga baru ingat, kalau ternyata anda sudah melakukan beberapa modifikasi dengan file php.ini serta httpd.conf. Weeww.. Lupa backup juga.. ? Mati lagi.. untuk kedua kalinya.. πŸ˜€

Nah.. salah satu cara yang cukup aman folder /opt/lampp nya yang di symbolic links. Gini versi lengkapnya :

  1. Download LAMPP nya : http://www.apachefriends.org/en/xampp-linux.html
  2. Ekstrak filenya di partisi yang terpisah dari partisi sistem operasi. Untuk kasus saya, saya letakkan di /media/adata/opt/lampp
  3. Buat symbolic links : sudo ln -s /media/adata/opt/lampp /opt/
  4. Set permission file & folder : chmod -R 777 /media/adata/opt/lampp (ya.. ini memang rentan dengan security, tapi berhubung webku cuma diakses localhost, saya cuek aja..)
  5. Set permission config phpmyadmin : chmod 644 /media/adata/opt/lampp/phpmyadmin/config.inc.php (file config memang harus diset seperti itu)
  6. Symbolic links lain : sudo ln -s /opt/lampp/lampp /usr/sbin (agar bisa command lampp bisa diakses langsung dari konsol oleh root (atau sudo) )
  7. Symbolic links untuk MySQL : sudo ln -s /opt/lampp/bin/mysql (agar mysql bisa diakses langsung dari konsol)
  8. Symbolic links lain bisa ditambahkan kalau memang butuh.. (misal htdocs ingin anda pindah ke direktori lain). Saya sendiri menaruh file htdocs di /media/bdata/public_html. Folder htdocs di lampp saya pindah ke /media/bdata, dan saya ganti namanya jadi public_html. Kemudian buat symbolic links lagi : ln -s /media/bdata/public_html /media/adata/opt/lampp/htdocs

Nah, kalau sudah siap silahkan coba jalankan : sudo lampp start (masukkan password jika diminta). Jika mendapatkan pesan semacam ini :

Starting XAMPP for Linux 1.6.6...
XAMPP: Starting Apache with SSL (and PHP5)...
XAMPP: Starting MySQL...
XAMPP: Starting ProFTPD...
XAMPP for Linux started.

Berarti webserver nya sudah berjalan. Silahkan akses lewat browser (misal : Firefox) dengan alamat : http://localhost

Jika distro anda tidak menggunakan sudo secara default, tetapi menggunakan account root. Silahkan lakukan perintah su -c (masukkan password root), setelah itu hilangkan sudo dari setiap perintah yang digunakan.

Jika suatu saat anda berganti distro, atau install ulang linux anda. Langkah yang perlu dilakukan adalah langkah 3, 6, dan 7.

Moga – moga bermanfaat..

[OOT]

Kok banyak banget Symbolic Links ya? Situ nafsu ya sama Symbolic Links? (doh)

*siap – siap tidur.. dah 2 hari belum tidur nih πŸ™