Halaman Arsip Tulisan yang Lebih Baik dan Anti Spam WordPress Terbaik 8 Tahun Terakhir

Archive

Berhubung baru migrasi alamat blog dan hostingnya, saya kembali menelusuri tulisan-tulisan lama di blog ini. Di beberapa tulisan saya membaca komentar-komentarnya. Ternyata banyak juga blog teman-teman saya itu yang sudah musnah. Sedikit yang masih aktif. Salah satunya Adham Soemantri.

Setelah mengunjungi blognya (yang sepertinya bukan berbasis WordPress -iya gak sih bro?), saya melihat halaman arsipnya. Wah keren cara penyajiannya.

Selama ini WordPress secara default memiliki fitur untuk menampilkan arsip tulisan dalam menu dropdown, atau jadi sidebar. Sayangnya secara default tulisan ini dikelompokkan dalam kategori bulanan. Jadi untuk kami-kami yang ngeblog udah belasan tahun (ciehh), udah gak pas lagi. Jadinya terlalu panjang dropdown atau sidebarnya. Bentuk arsip seperti di blognya Adham ini lah yang pas menurut saya.

Saya mau bikin gitu juga. Tapi gak mau coding. Dan sesuai dugaan saya, ada aja yang sudah buat plugin-nya. Saya akhirnya memilih plugin Simple Yearly Archive. Hasilnya bisa dilihat di halaman Archive atau di screenshot ini. Saya cukup puas.

Anti Spam

Setelah ada halaman Archive model begini, saya jadi lebih mudah menemukan tulisan lama saya. Saya iseng cek random. Lalu saya membuka tulisan tahun 2007, Mengganti Anti-Spam WordPress. Baru nyadar euy, udah 8 tahun terakhir ini saya pakai anti-spam buatan nya si Zamroni (Matriphe.com). Dan selama 8 tahun terakhir ini bisa dihitung dengan jari saya kemasukan spam. Canggih. Padahal plugin nya ini gak pernah diupdate sama si Zam. Bahkan saya gak inget dulu saya dapat darimana. (Saya gak nyolong dari komputermu kan Zam?)

Eh, Zam nya sendiri malah udah gak pakai lagi plugin anti-spam ini. Jangan-jangan tinggal saya satu-satunya yang setia dengan plugin ini.

Blogwalking

Selain tulisan itu, saya juga jadi membuka kembali tulisan-tulisan lama. Yang menarik melihat bagian komentarnya. Akhirnya saya blogwalking lagi. Aktifitas yang entah sudah sekian tahun tidak pernah saya lakukan. Sayang banyak juga yang blognya sudah mati.

Siapa yang masih rajin ngeblog setahun terakhir ini?

7 Comments

  • At 2015.05.21 17:13, zam said:

    wahahaha.. aku pake Jetpack/Akismet. buset dah itu spam masih masuk mulu.. eh, yang keycode ini aku malah udah lupa ada di mana source-code-nya.. 😀

    • At 2015.05.21 17:31, Okto Silaban said:

      Nah loh.. Buatanmu itu malah lebih canggih dari Akismet vroooh. Haha. Aku loh ndak kemasukan spam bertahun-tahun.

    • At 2015.05.22 08:44, Fikri Rasyid said:

      Saya masih rajin ngeblog kakak :3

      • At 2015.05.22 11:24, Okto Silaban said:

        Lanjutkan..!

      • At 2015.05.22 09:26, Adham Somantrie said:

        Terkonfirmasi, Bang. Tidak pakai WordPress, karena tahun segitu (2004) sepertinya belum ada WordPress. Pakai mesin buatan sendiri. Waktu itu masih gatal belajar mengembangkan situs. Sempat terpikir mau migrasi ke WordPress di sekitar 2006, tapi arsipnya tidak bisa dimigrasikan (komentarnya juga mau dimigrasikan). Akhirnya, (terpaksa) tetap melanjutkan menggunakan dan mengembangkan mesin sendiri.

        Soal anti-spam di blog, aku nyontek Zam. Karena gak bisa pakai plug-in, akhirnya ya koding sendiri lagi 😛

        • At 2015.05.22 11:24, Okto Silaban said:

          Hebat, konsisten pake mesin buatan sendiri. Jaman 2004 saya pakek PHPNuke, abis itu mau bikin sendiri, terus nyerah pas tau ada yang namanya WordPress. 😀

          • At 2017.08.10 14:38, Okto Silaban said:

            Loh

        (Required)
        (Required, will not be published)

        sirsak