Salah satu potongan obrolan saya dengan beberapa teman.

“Dia jadi apply ke tempat lo?”

“Iya. Dia mah yang penting pindah dari kantornya sekarang.”

“Loh, kenapa?”

“Bayangin aja, semua komputer di sana pake Linux. Gak modal banget tuh perusahaan. Urusan kesejahteraan karyawannya pasti pait deh.”

“Apa hubungannya Linux sama kesejahteraan?”

“Ya.. artinya pelit perusahaannya. Dia kan perusahaan consumer goods. Sistem IT itu penting banget lah buat bisnisnya. Kalau untuk yang penting aja dia gak mau keluarin modal, apalagi buat kesejahteraan karyawan cuy. Walaupun gue ngerti Linux, tapi gue mah ogah kerja di perusahaan kaya gitu.”

Dan 3 orang lainnya mengiyakan argumen rekan saya itu.

Dulu saya sering berkutat di seputar komunitas Linux. Tapi saya baru tahu kalau ada persepsi seperti ini untuk perusahaan yang sepenuhnya memilih menggunakan GNU/Linux dan OpenSource ataupun Free Software. Apa ini umum ya di luar komunitas pengguna Linux?