Membuat Musik Digital Menggunakan Software Open Source

[Foto: mixtribe | flickr.com]
Semasa kuliah, perangkat lunak open source seputar pengolah musik yang saya tahu hanya Audacity dan LMMS. Kalau di Windows sempat kenal Fruity Loops (sekarang berganti nama jadi FL Studio), tapi sebentar saja. Jadi saya tidak tahu banyak. Bahkan cenderung bingung dengan konsepnya, walaupun banyak yang bilang sangat mudah.

Circa 2009

Setelah di Jakarta, saya kembali ngoprek membuat musik di laptop menggunakan Linux. Perangkat lunak yang saya gunakan:

  • Seq24 (sequencer): Untuk merekam part-part midi.
  • ZynAddSubFX: Synthesizer. Kalau di dunia VST semacam Sylenth1 atau Nexus lah.
  • Hydrogen: Drum machine
  • QjackCtl (JACK audio connection Kit): Semua tool tadi disentralisasi di sini, jadi bisa dimulai secara bersamaan.
  • Audacity: Semacam Photoshop tapi buat audio post-processing (record, cut, multitrack, change pitch / tempo, convert, dll). Sampai sekarang saya masih sering pakai, baik di Windows maupun Mac.

(Sayang saya tidak ketemu screenshot yang sempat saya ambil waktu itu). Read more Membuat Musik Digital Menggunakan Software Open Source

Bermain Musik “Live” Menurut deadmau5

I just roll up with a laptop and a midi controller and "select" tracks n hit a spacebar. Ableton syncs the shit up for me… so no beatmatching skill required. "Beatmatching" isn’t even a fucking skill as far as im concered anyway. So what, you can count to 4. cool. I had that skill down when I was 3, so dont give me that argument please.

-deadmau5

Link : http://deadmau5.tumblr.com/post/25690507284/we-all-hit-play

deadmau5 adalah salah satu musisi yang sangat populer di dunia EDM (Electronic Digital Music)