<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>logic pro x &#8211; The Labana Post</title>
	<atom:link href="https://labanapost.com/tag/logic-pro-x/feed/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://labanapost.com/</link>
	<description>LabanaPost.com</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Apr 2024 03:10:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/cropped-labanux_500px-32x32.png</url>
	<title>logic pro x &#8211; The Labana Post</title>
	<link>https://labanapost.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fruity Loops Edisi macOS sudah Tersedia</title>
		<link>https://labanapost.com/2299/2018/06/fruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2018 06:48:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[ableton]]></category>
		<category><![CDATA[fl studio]]></category>
		<category><![CDATA[logic pro]]></category>
		<category><![CDATA[logic pro x]]></category>
		<category><![CDATA[saykoji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://labanapost.com/?p=2299</guid>

					<description><![CDATA[Ini udah agak lama sih sebenernya. Gue aja yang telat tahu. Tahunya juga gara-gara Instagramnya Saykoji. Dulu pas menimbang-nimbang soal Logic Pro X, gak jadi milih FL Studio alesannya karena FL Studio gak ada di Mac. Selain itu, kudu beli VST banyak kayaknya. Harganya sama persis $199. Anyway, setelah coba download versi trialnya, kayaknya emang &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p id="KbZzfVk"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="437" height="313" class="size-full wp-image-2300  aligncenter" src="https://labanapost.com/wp-content/uploads/2018/06/img_5b14dc8b7daf8.png" alt="" srcset="https://labanapost.com/wp-content/uploads/2018/06/img_5b14dc8b7daf8.png 437w, https://labanapost.com/wp-content/uploads/2018/06/img_5b14dc8b7daf8-300x215.png 300w" sizes="(max-width: 437px) 100vw, 437px" /></p>
<p>Ini udah agak lama sih sebenernya. Gue aja yang telat tahu. Tahunya juga gara-gara Instagramnya Saykoji. Dulu pas <a href="https://labanapost.com/2017/07/music-guitar/bereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music/">menimbang-nimbang soal Logic Pro X</a>, gak jadi milih FL Studio alesannya karena FL Studio gak ada di Mac. Selain itu, kudu beli VST banyak kayaknya. Harganya sama persis $199.</p>
<p>Anyway, setelah coba download versi trialnya, kayaknya emang kurang nyaman juga sih FL edisi macOS. Kaya ke-zoom gitu User Interfacenya.</p>
<p>Tapi wishlistnya tetep Ableton lah. Cuma harganya gak karu-karuan. Maklum, gue cuma pehobi aja.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bereksperimen dengan Logic Pro X Membuat Dance Music</title>
		<link>https://labanapost.com/2248/2017/07/bereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2017 16:33:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[dance music]]></category>
		<category><![CDATA[edm]]></category>
		<category><![CDATA[logic pro x]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://labanapost.com/?p=2248</guid>

					<description><![CDATA[Selama beberapa tahun saya terbiasa menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) yang bernama Ableton. Ketika masih di Windows, ataupun ketika sudah berganti ke laptop Mac. Kekurangannya, hampir semua instrumen bawaan Ableton tidak pernah saya gunakan. Mentok saya cuma gunakan untuk membuat white-noise.  Jadinya sangat bergantung dengan VST. Setelah install ulang Mac saya dengan OS terbaru (Sierra), &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selama beberapa tahun saya terbiasa menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) yang bernama Ableton. Ketika masih di Windows, ataupun ketika sudah berganti ke laptop Mac. Kekurangannya, hampir semua instrumen bawaan Ableton tidak pernah saya gunakan. Mentok saya cuma gunakan untuk membuat white-noise.  Jadinya sangat bergantung dengan VST.</p>
<p>Setelah install ulang Mac saya dengan OS terbaru (Sierra), saya memutuskan berganti ke Logic Pro X. Agak berat sebenarnya, karena Logic ini hanya tersedia di Mac. Jika suatu saat nanti saya berganti ke OS lain, otomatis program ini tidak bisa saya gunakan lagi.</p>
<p>Saya nyaman sekali menggunakan Ableton sebenarnya. Tapi selain kekurangan di atas, harga Ableton juga mahal, $799, kalau dikonversi ke Rupiah menjadi sekitar Rp 10 juta.</p>
<p>FL Studio saya tidak begitu familiar, cuma pernah coba sehari atau 2 hari jaman kuliah dulu. Harganya sama dengan Logic sebenarnya, itu sudah termasuk berbagai instrumen VST. Sayangnya FL Studio tidak tersedia untuk Mac. Dulu sih mereka pernah meluncurkan versi Betanya untuk Mac. Tapi entah mengapa gak lanjut.</p>
<p>Anyway, saya akhirnya membeli Logic Pro dengan harga $199, dirupiahkan kemarin menjadi Rp2,99 jt. Tapi ini sudah dilengkapi berbagai instrumen dan sampler. Selain itu kita bisa download sekitar 80GB sound sample dan loop, gratis, free royalti, resmi dari Apple. Jadi enggak perlu beli sample sound seperti Vengeance dkk, yang harganya justru lebih mahal dari Logic.</p>
<p>Setelah coba-coba selama sebulanan (yes, this is my first time using Logic), akhirnya berhasil jadi 1 lagu, genrenya dance music. Saya juga gak tahu ini genre Electro House, atau apa. Saya cuma pehobi amatiran. Kalau suka silahkan didownload via situs-situs downloader YouTube itu. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p><iframe src="https://www.youtube.com/embed/KAd2I024YG8" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>Gimana, enak lagunya?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
