Dalam sebuah hasrat untuk membuat website..

[Desainer]

“Desainnya harus keren. Pakai animasi dong.., masa web diam – diam aja. Jangan takut kasih foto – foto yang keren. Orang bilang konten is the king, tapi kalo desainnya jelek percuma. Programmer itu minta ubah – ubah desain jadi lebih simpel kan cuma karena takut codingnya jadi tambah susah sebenernya..”

[Programmer]

“Harus benchmark dulu mau pakai teknologi apa. Harus pake framework. Frameworknya MVC. Developnya pake konsep agile development. Jangan pakai CMS yang sudah jadi deh.., emang ndak tahu apa kalau nanti sudah mulai customize sana – sini jadi kerepotan sendiri. Fitur – fitur webnya harus lengkap. Harus web 2.0 (dua arah), ada web-apps nya. Harus ada API nya buat para developer.”

[SysAdmin]

“Pakai cloud computing. Pakai beberapa server, dibikin virtualization. Server databasenya harus clustering, master – master, ato master – slave juga bisa. Pakai teknologi yang model CDN (Content Delivery Network) jadi diakses dari seluruh dunia tetep cepat. Taruh server di berbagai titik, biar loadnya bisa dipecah. ”

[Marketer]

Pasang banner di atas, kanan, kiri, bawah. Diantara paragraf juga dipasang.  Itu dipasang pake frame. Kalo perlu waktu halamannya di scroll iklannya ikutan naik turun juga. Pesan sponsor dijadikan konten ndak apa – apa kok. Trafiknya.. trafik.. trafik..

[Pemilik bisnis]

Terserah lo deh.. yang penting jadi duit..!