Rekap Minggu I September

Jadi ini rekap dari apa yang saya cerna seminggu (err.., mungkin 2 minggu terakhir)

  • Android terbaru pakai nama KitKat. Dan ini sepertinya resmi kerjasama dengan coklat KitKat. Lihat saja KitKat.com
  • Nokia dibeli Microsoft. Tidak semua unit bisnis sih, kalau gak salah yang bagian henpon – henpon saja. Sementara itu BlackBerry makin enggak jelas nasibnya.
  • Sprindik untuk Jero Wacik (menteri ESDM) kabarnya bocor. Ini lanjutan dari kasus ketua SKK Migas (Rubi R.) yang ditangkap KPK kemarin.
  • Presiden baru Iran mengucapkan selamat untuk "semacam" perayaan tahun baru bagi warga Yahudi. Ini bertolak belakang dengan sikap presiden Iran sebelumnya.
  • Di Iran ternyata ada 10.000-an warga Yahudi. Mereka punya sinagoga di sana (tempat ibadah warga Yahudi), dan bisa beribadah bebas.
  • Arab resmi mendukung pemerintah Mesir yang sekarang berkuasa (yang menggulingkan Mursi), bahkan memberikan bantuan.
  • Pemerintah Amerika lagi ribut, mau memutuskan jadi mengirim tentara ke Suriah atau enggak.
  • Proyek Ubuntu Edge (henpon yang sekaligus bisa jadi PC) resmi gagal. Dana yang dikumpulkan tidak memenuhi target.
  • Setelah Jerman memutuskan penutupan PLTN mereka, ternyata pembangkit listrik tenga surya dan tenaga angin milik Jerman cuma bisa menghasilkan 17% dari kapasitas yang dijanjikan. Jadinya mereka menyalakan kembali beberapa pembangkit listrik tenaga batubaranya. Singkatnya program pengurangan emisi karbon Jerman untuk saat ini gagal.
  • Djoko Susilo (Jendral dari POLRI) yang tersangkut kasus simulator SIM, akhirnya divonis 10 tahun penjara + denda 500 juta rupiah + penyitaan asetnya yang nilainya ratusan miliar.
  • Judika menikah dengan Duma Riris, acara adatnya di Balige, Sumatera Utara. Ini jadi momen spektakuler sepertinya di kalangan warga Batak.
  • Di kasus sapi – sapi itu, kata Ridwan (anak petinggi PKS), Sengman terima duit juga. Gosipnya duitnya itu mengalir juga ke RI 1, karena Sengman ini ada pendonor dana beliau.
  • IHSG masih meluncur bebas. Salah satu sebabnya, nilai tukar Rupiah yang makin melemah terhadap Dollar.
  • Lion Air delay massal. Penumpang ngamuk – ngamuk dimana – mana. Eh.., ini sih bukan berita lagi sih ya.
  • Hoax di Twitter beredar, provokasi supporter klub sepakbola dari Solo vs supporter PSS Sleman. Cuma hoax, gak ada yang meninggal dan diperkosa.
  • Zaskia Gotik membatalkan pertunangannya dengan .. tunangannya itu. *Jangan salahkan saya, kemana saja saya bergeser berita ini terselip.

Aplikasi Buku Ende untuk Android

imageBuku Ende adalah buku yang berisi teks nyanyian lagu yang biasa digunakan dalam ibadah bahasa Batak di jemaat Gereja HKBP. Jadi jika ketinggalan membawa buku Ende, anda bisa install aplikasi ini.

Aplikasinya kecil (tidak sampai 700kB), tidak butuh permission apapun, dan offline.

Oh iya, ini pertama kalinya saya membuat aplikasi di Android, pertama kalinya juga membuat aplikasi di lingkungan Java. Kalau ada masukan dan saran, silahkan tinggalkan di kolom komentar ya.

I am a programmer, and I have no life

imageKalimat ini beberapa kali saya temui di gambar – gambar lucu yang disebarkan teman – teman saya. Ini setengah bercanda setengah serius sih ya. Karena memang ada beberapa orang yang begitu cinta dengan programming. Sehari – hari bekerja sebagai programmer. Kemudian karena batas waktu proyek, seringkali harus bergadang hingga larut malam untuk meneruskan coding.

Ketika tiba waktunya akhir pekan ataupun hari libur, si programmer ini menikmatinya dengan menekuni hobinya, yaitu : programming. 

**gambar diambil dari sini

Five Golden Rules for A Sucessful Ubuntu Desktop Migration

Dulu saya selalu bertanya – tanya, kenapa perusahaan – perusahaan besar itu tidak mau atau sulit sekali untuk pindah ke Linux. (Maksud saya tidak sekadar pindah server ya, tetapi pindah desktop full). Melihat lebih dekat, sekarang saya lebih mengerti kenapa. Uraian lengkapnya nanti saya buat dalam tulisan tersendiri.

Nah buat yang bener – bener mau migrasi desktopnya ke Linux (dalam hal ini Ubuntu) mungkin bisa lebih siap dengan membaca PDF Five Golden Rules for A Sucessful Ubuntu Desktop Migration dari Ubuntu ini. > http://pages.canonical.com/rs/canonical2/images/enterprise-desktop-migration-ebook2.pdf

Spesialisasi di Industri Web (Indonesia)

Membuat website itu sendiri paling basicnya, sudah butuh beberapa teknologi, sebut saja :

  • Web server (Apache/Nginx/Tornado, dll)
  • Database server (MySQL/CouchDB/MongoDB, dll)
  • Server side programming (PHP/Python/Ruby, dll)
  • HTML

Jadi.., untuk bisa bikin satu web utuh, anda harus memahami 4 jenis teknologi itu. *Eh, ini konteksnya menggunakan tool – tool yang open ya.., bukan pake tool2 enterprise ala Visual Studio, dkk itu.. Agak beda sepertinya, CMIIW.

Nah, dulu.., kalau bisa ke-empat hal ini sudah bagus. Tapi makin lama tuntutannya bertambah. Jadi seperti ini :

  • OS (biasanya Linux, karena biasanya Apache, Nginx, Tornado dkk itu jalannya emang untuk di *NIX platform)
  • Web Server
  • Database Server
  • Server Side Programming
  • HTML
  • CSS & JavaScript

Lalu berkembang lagi jadi begini :

  • OS (ini bisa install OS, konfigurasi OS + install (compile) software + konfigurasi lho ya..)
  • Web Server
  • Database Server
  • Server Side Programming + Framework (CodeIgniter/Django/Pylons, dll)
  • HTML
  • CSS & JavaScript + JavaScript Framework (JQuery/Mootools, dll)
  • API (Facebook/Twitter, dll)

T : Beuhh.. banyak aje om?? Segitu yang harus dikuasai baru bisa jadi web progremer?

J : Ho oh..

T : Berarti rate web-developer makin lama makin tinggi dong ya? Kan spec nya makin rame aja tuh.. Read more Spesialisasi di Industri Web (Indonesia)

Takdir Linux di Desktop

Sekadar memperjelas dulu, hingga saat ini pun, saya adalah pengguna Linux aktif, baik di desktop maupun di server.

Tadi saya menemukan sebuah tulisan yang membahas tentang Linux di dunia desktop, judulnya : The Linux desktop experience is killing Linux on the desktop. Kalau anda Linuxer, wajib baca menurut saya.  Saya dapat linknya dari Twitter, tapi lupa account siapa.

Dari tulisan itu, kutipan ini yang membuat saya cukup tersentak :

“Linux will remain the king of the server world, but on the desktop front it will always be an OS for enthusiast and hackers only.”

Dan setelah saya pikir – pikir, sepertinya kalimat itu benar. Sayang sekali ya..

MindTalk.com – Social Media Baru Buatan Lokal

Sebenarnya saya sudah lama ingin menuliskan tentang ini, tapi saya cukup mengerti jika MindTalk.com sendiri saat itu memang belum ingin dipublikasikan. Tapi berhubung rekan – rekan saya disana sudah sering mempublikasikannya di Twitter mereka, saya rasa tidak apa – apa saya menuliskannya sekarang 🙂

Apa itu MindTalk.com ?

MindTalk.com adalah salah satu besutan baru dari Merah Putih Incubator (MPI) (grup yang menaungi DailySocial.net, InfoKost.net, KrazyMarket.com, LintasBerita.com, dst).  Kalau ditanya apa itu MindTalk (MT)? Penjelasan resminya ada dihalaman “About”-nya http://www.mindtalk.com/static/about. Tapi kalau versi saya MindTalk.com adalah : Twitter + Facebook Group dengan konsep seperti MIRC :D. Persisnya kaya apa? Register aja.. Ha..ha..  *nyooh skrinsutnya :

Awalnya MT adalah proyek pribadi dari Robin (@anvie – tetua tim developer), dan konsepnya sebenarnya simpel, bagaimana menghadirkan MIRC dalam versi website. Saya pernah menggunakan versi originalnya sewaktu masih bernama Digaku. (Saat tulisan ini dibuat halaman “About” MindTalk sendiri masih menggunakan nama Digaku.) Pada perkembangannya, Digaku mengalami penambahan fitur – fitur baru : profil yang lebih detail, points, upload video, like, dst.. hingga menjadi seperti saat ini dan menggunakan nama MindTalk.com.

Siapa di Belakang MindTalk.com? Read more MindTalk.com – Social Media Baru Buatan Lokal

Kasak – Kusuk KASKUS

Eh.., singkatan Kaskus itu emang Kasak-Kusuk bukan? 😀

Ok, mungkin anda – anda juga sudah dengar, ada “sedikit” kisruh di Kaskus. Banyak moderatornya yang mengundurkan diri. Banyak beredar isu soal asal muasalnya pengunduran diri ini. Silahkan googling sendiri yah.. 😛  DailySocial.net ada nulis soal ini juga. Nah sebagai informasi saja, para moderator di Kaskus ini (yang tugasnya mendelete postingan SPAM, penipuan, SARA, nge-ban orang dll itu) adalah sukarelawan, volunteer. Jadi mereka bukan pegawai Kaskus (walaupun mungkin ada pegawai Kaskus yang jadi moderator).

Mungkin anda – anda juga sudah pada tahu, Kaskus di penghujung tahun 2010 lalu menerima investasi dari GDP (sebuah anak perusahaan dari Grup Djarum), dan gosipnya nilai investasinya sangat besar. Di beberapa tempat bahkan ada yang menulis nilainya hingga ratusan milliar. Baik Ken (CEO Kaskus), Andrew Darwis (CTO & Founder Kaskus), maupun Martin Hartono (bosnya GDP, anak dari Budi Hartono *orang terkaya no 2 di Indonesia) tidak mau menyebutkan angka sebenarnya.

Oke, balik soal moderator tadi. Kenapa mereka mau jadi sukarelawan? Karena dulu Kaskus itu berasa banget komunitas. Orang – orang saling bantu demi menjaga komunitas itu tetap bersih. Lagipula di masa itu Kaskus masih belum bergelimang pemasukan seperti sekarang. Jadi mereka saling bahu – membahu agar komunitas ini bisa terus ada dan makin besar.

Hal ini agak sedikit berubah, ketika (kalau tidak salah) tahun 2009, Kaskus di-revamp. Orientasi Kaskus saat itu sudah mulai melek secara bisnis. Dan secara positioning Kaskus sudah menjadi “Social Media”, seperti halnya Facebook, Twitter, Plurk, dll. Tapi, saya juga tidak tahu apakah saat itu ada gonjang – ganjing di dalam Kaskus setelah revamp ini.

Lalu, setelah investasi dari GDP tadi masuk, makin jelas lagi lah kalau sekarang memang Kaskus itu sebuah unit bisnis serius. Jadi bukan “Sebuah platform komunitas online yang yaaa… kalau ada penghasilan bagus, kalau enggak ya kita bantu bareng – bareng” (sebuah image yang saya tangkap dari Kaskus jaman dulu).

Jadi gonjang – ganjing moderator resign itu ada hubungannya dengan ini? Tentunya ada. Persisnya? Enggak tahu juga.. Ha..ha..

Komunitas

Pernah dengar Reddit.com? Atau HackerNews (news.ycombinator.com) ? atau 4chan.org ? Kalau belum pernah dengar, silahkan kunjungi masing – masing situs itu, tapi nanti aja ya.., sekarang lanjutkan baca tulisan saya aja :D. Nah, ketiga situs itu adalah situs – situs yang nuansanya sama kaya Kaskus jaman dulu. Mereka bener – bener kuat komunitasnya. Lalu apakah mereka tidak jadi unit bisnis profesional? Untuk HackerNews saya rasa tidak, karena sebenarnya itu cuma layanan dari YCombinator saja. 4chan.org? Setahu saya tidak.  Kalau Reddit iya, dia dibawah perusahaan Conde Nast.

Tapi walaupun Reddit itu bisnis yang profesional, bisa dilihat di webnya, kesan “looking for profit”-nya tidak begitu kerasa. Ya mungkin karena di US, bisnis online sudah lebih dewasa, jadi banyak pilihan lain untuk mendapatkan profit selain lewat iklan. Read more Kasak – Kusuk KASKUS