Google Keep – Aplikasi Pencatat Sederhana Terbaik di Android

Selama beberapa tahun, saya menyimpan catatan-catatan pendek di ponsel Android saya di dalam sebuah file text. Setiap ada yang mau dicatat, diubah atau dilihat, saya membuka file itu dengan aplikasi teks editor. Ketika saya berganti ponsel, atau me-reset ponsel saya, file text ini saya pindahkan terlebih dahulu ke komputer, lalu saya transfer balik. Terus begitu.

Saya tahu ada aplikasi Evernote dan lain-lainnya yang bisa digunakan untuk fungsi ini. Canggih-canggih pula. Auto-sync ke cloud, bisa dibuka di mana saja. Sayangnya justru dari beberapa aplikasi yang saya coba, kebanyakan malah overkill. Kebanyakan fitur.

Sampai akhirnya suatu hari saya upgrade sistem operasi di Nexus 4 saya. Setelah restart, muncul aplikasi baru di Android saya. Google Keep. Saya buka, dalam hitungan detik saya langsung bisa menebak ini adalah aplikasi pencatat. Saya coba sedikit. Lalu saya tinggalkan. Entah mengapa saya masih tidak percaya dengan penyimpanan cloud, auto-sync, bla..bla..bla nya.

Sampai akhirnya saya pernah eksperimen mengganti ROM Nexus 4 saya ke MIUI. Dan apesnya, saya lupa membackup file catatan saya tadi itu. Hilanglah sudah. Di desktop saya backup terakhir adalah 3 bulan sebelumnya.

Dan sejak saat itu saya tobat, dan menggunakan Google Keep. Dan setelah rutin menggunakan saya baru sadar begonya saya, kenapa gak dari dulu pakai aplikasi ini. Karena fungsinya persis seperti yang saya butuhkan.

[Sumber: Google Play]
Di Google Keep hal-hal yang membuat saya betah:

  • Antarmuka nya sederhana dan gampang dipahami. Mau dipakai dengan sederhana (cuma nyatet teks), bisa banget gak keganggu. Tapi mau dipake ribet (ganti background warna, set reminder, kasih label, title, dll) juga bisa.
  • Karena dari Google, jadi gak usah khawatir lah dengan potensi server down, data hilang, dll.
  • Aplikasinya ringan dan ringkas.
  • Ada versi webnya: keep.google.com. Dan di web pun bisa digunakan seperti di aplikasinya langsung.
  • Bisa di-share (saya menggunakan akun Google yang berbeda untuk Android dan GMail)

Tips:

Saya sering menggunakan Google Keep ini untuk copy-paste teks dari ponsel Android saya ke desktop dan sebaliknya. Gampang sekali, copy teks yang anda mau (entah itu URL, tulisan, dll), paste di Google Keep. Langsung tersedia deh di ponsel maupun di website (desktop).

Oh iya, tidak semua ponsel Android menyertakan Google Keep secara default. Kalau anda memerlukan aplikasi seperti ini, jangan lupa install dulu dari Play Store.

Google Nexus 6 Turun Harga dan Nexus 5 Generasi Kedua

Berhubung Nexus 4 yang sudah saya gunakan 2 tahun lebih itu sepertinya baterainya drop, saya sedang mencari alternatif ponsel baru. Seperti pernah saya bahas dulu, saya sih pengennya tetap menggunakan Android keluaran Google, alias Nexus. Alasannya sederhana, karena ini satu-satunya seri Android yang pasti di-support 100% hardwarenya (dan harusnya paling optimal), selalu mendapat update OS paling pertama dan paling lama (bisa beberapa tahun), dan tidak penuh dengan aplikasi-aplikasi yang tidak penting -bawaan dari manufacturer nya.

Tapi, Nexus 6 belum resmi dijual di toko-toko di Indonesia. Walaupun saya pernah baca di salah satu situs ijin dari Kominfo sudah keluar untuk penjualan di Indonesia oleh beberapa distributor utama.

Beralihlah saya ke online. Di FJB Kaskus saya melihat ada beberapa orang yang jual. Harganya sekitar 8jt-an. Wow ! Mahal ya. Soalnya Nexus kan biasanya masuk ke kategori yang lumayan terjangkau (di bawah 5jt). Ya kalau lihat di toko online resminya Google sih harganya memang $649. Jadi kalau di rupiahkan harganya sekitar 8jt-an.

Lalu saya menemukan JakartaNotebook.com ternyata menjual Nexus 6. Ready stock. Harganya Rp 7.499.000, alias 7,5 juta. Nah ini lumayan miring harganya dibanding rata-rata. Mulai bimbang deh. Saya sudah hampir berangkat ke Central Park (letak tokonya JakartaNotebook), tetapi ketika cek lagi di websitenya, stocknya yang kemarin masih 3 biji, sore itu sudah habis. Dan harganya kembali ke 8jt. Gagal sudah.

*tadinya kepikiran buat beli aja, terus jual di FJB Kaskus 7,7jt. Mayanlah kan, cuan 200ribu. Hehe.

Tadi malam sewaktu mencari alternatif lain selain Nexus, saya kaget. Ternyata Google menurunkan harganya dari $649 menjadi $449. Wuooh, turun $200 cuy. Nah, untung kemarin saya gagal beli Nexus 6. Saya cek di FJB Kaskus, ada yang jual 7,7jt, baru, masih boks tertutup. Lah, jangan-jangan ini yang dibeli dari JakartaNotebook kemarin. Haha. Bakal susah tuh kejualnya.

Nah ini bikin saya kaget dengan Nexus 6. Spekulasi banyak beredar. Ada yang bilang Nexus 6 turun harga akibat banyak diprotes karena harganya yang masuk ke kelas premium. Ada yang bilang karena ukuran layar 6″ terlalu besar sehingga kurang sukses. Tapi ada juga rumor lain (yang saya juga baru tahu) yang mengatakan bahwa ini strategi Google, persiapan peluncuran Nexus 5 (2015).

Nah, betul. Nexus 5 (2015). Saya juga baru tahu Nexus 5 akan ada generasi kedua. Gosipnya bakal diluncurkan di Q4 2015. Nexus 5 (2015) ini pun ada dua jenis. Yang dibuat oleh LG layarnya 5,2″, dan yang dibuat oleh Huawei layarnya 5,7″. Menarik ini.

Eh iya, kalau dari review dan hasil test ArsTechnica sih, Nexus 6 gak segitu bagusnya juga sih. Untuk beberapa hal malah kalah dari Nexus 5. Untuk di spesifikasi yang sama mending Samsung Galaxy Note 4 malah. Beda ukuran layar sedikit sih. Note 4 layarnya 5,7″. Toh harganya relatif sama, mulai dari sekitar 7,5 juta-an. Ya kecuali anda sealiran saya yang lebih suka stock-Android.

Saya? Oh masih pake Nexus 4 aja. Siapa tahu ntar ada yang mau ngasih Nexus 6 buat review.. #kodekeras

Mungkin Blibli.com Lelah

Jadi, beberapa waktu lalu saya melihat harga tablet Nexus 7 32GB LTE di Lazada jauh di bawah harga rata-rata, 2,7jt. Normalnya sekitar 3,7juta. Saya jadi penasaran di Blibli.com kira-kira harganya berapa. Saya googling dengan kata kunci “nexus 7 blibli”. Keluar iklan dari Blibli di halaman hasil pencarian. Seperti ini isinya :

Wah.., jangan-jangan harga Nexus 7 emang lagi jatuh, pikir saya. Dan setelah linknya dibuka, yang keluar hanya halaman seperti ini:

Ah, sudahlah. Mungkin blibli.com sedang lelah.

Yang di Lazada? Besoknya saya cek lagi, harganya sudah kembali normal, 3,7 juta. Entahlah, apa adminnya salah input, atau waktu saya lihat itu lagi flash-sale.