Banyak media online baru bermunculan. Ada yang melakukan re-brand, ada yang benar – benar baru, dan ada juga yang baru akan muncul. (Ada juga lho yang kabarnya bermasalah sebelum launching, karena masalah seputar aliran dana, hi.. hii.. hi..) . Oh iya, kabar – kabarnya Telkom pun mau masuk ke bisnis seputar ini.
Lalu bagaimana tanggapan dari Detikcom (sebagai media online nomor satu di negri ini)? Pak Budiono Darsono (Pimred Detikcom) pun memberikan tanggapan. Simak tanggapan beliau diblognya.
Related Post
Strategi Mengalahkan Detikcom?
Saya pernah menulis tentang Mengapa tidak (belum) ada media online yang mengalahkan Detik, dan tulisan ini disambung oleh Pak Nukman. Dengan begitu topik ini dibahas oleh orang luar Detikcom, dan…
Meninggalnya Soeharto, Hidupnya Media Berita Online
Mantan presiden RI ke-2, Soeharto telah meninggal dunia. Seluruh media ramai memberitakannya. Mulai dari media radio, televisi, cetak, dan tentunya media online tidak ketinggalan. Saya tidak ingin membahas polemik seputar…
Mengapa Terjun ke Bisnis Online (Website) ?
Saya batasi dulu, yang saya maksud bisnis online (website) dalam tulisan ini : Bisnis yang pemasukan utamanya adalah dari online (misal : dari iklan di webnya, membership berbayar, dsb). Jadi…
Ulang Tahun ke 17 – Detik.com Generasi Baru
Hari ini Detik.com merayakan ulang tahunnya yang ke-17. Arifin Asydhad, pimred Detik.com menyatakan di usia Detikcom ke 17 tahun ini, mereka akan mulai melakukan serangkain perubahan dan perbaikan. Namun, secara…
Seperti Inilah Sulitnya Membuat Satu Halaman Website
Sewaktu saya masih belajar HTML saja (jaman SMA), saya enggak pernah percaya kalau membuat satu halaman website static, bisa membutuhkan waktu 2 bulan, bahkan lebih. Karena secara teknis, tidak besar…
Portal-Portal Berita di Indonesia
Tulisan ini tadinya adalah bagian dari tulisan tentang ulasan desain baru portal Okezone.com. Saya pikir bagian ini cukup luas untuk dijadikan tulisan tersendiri, jadi saya potong dan pindah ke sini,…
Detikcom yang Tidak Pakai Iklan
Pernah saya baca tulisan begini : “Detik.com itu situs iklan yang ada beritanya !”. Kejam memang. Tapi di satu sisi saya rasa sudah seharusnya memang Detik menanggapi hal ini. Bung…
Membangun Media Online – Yang Kasat Mata dan Tidak
Banyak yang sadar ke depan trend yang berkibar adalah informasi digital. Tapi walaupun banyak yang sadar, banyak juga yang latah mengeksekusinya. Lalu bagaimana membangun media online? Pertanyaan yang tidak punya…
Karakter Media Online di Indonesia
Tak banyak jenis media online (resmi) di Indonesia. Paling hanya portal (OkeZone.com, PortalHR.com, blog – termasuk di dalamnya blog service (DagDigDug.com, BlogDetik.com) , blog media (?? StrategiManajemen.net mungkin ya), dan blog…
Mengapa Tidak Ada Media Online yang Mengalahkan Detik?
Ini menyambung tulisan saya sebelumnya. Sebenarnya bukan tidak ada media online yang dibangun dengan mengisi celah – celah yang “dibiarkan” terbuka oleh Detik. Salah satu contohnya (seperti saya tulis sebelumnya)…
pemain baru mesti kerja keras jika mo bersaing dengan detikcom. Dah kepalang tanggung,nama detikcom mengakar di orang-orang. karena gampang diingat,dan termasuk yang pertama dengan kesan yang baik