Blogging Makin Susah

Kenapa ya, kok belakangan rasanya blogging makin susah. Banyak sebenernya yang pengen ditulis. Tapi rasanya capek banget harus confirm kebenaran faktanya kesana – sini, cari tautan yang benar, belum lagi cek ulang sesuatu yang sudah lupa – lupa ingat.. Kaya postingan ini, sebenarnya tadinya mo nulis tentang Toko Online, berhubung ndak terkonsep dengan jelas, ya … Continue reading Blogging Makin Susah

Exaile – Pembunuh Amarok

Tadinya saya kecewa dengan Amarok di Ubuntu Jaunty, yang saya rasa ‘buggy’ (bug nya disana siniy..). Kemudian bung Rijal menyarankan menggunakan MiniRok (walaupun dia lebih suka Rok Mini). MiniRok ini adalah Amarok versi minimalis. Hampir memenuhi kebutuhan saya. Cuma satu kurangnya, volume controlnya ndak ada. Harus lewat master volume controlnya Ubuntu.. Ndak nyaman. Akhirnya dengan … Continue reading Exaile – Pembunuh Amarok

Rilis Theme WordPress untuk Situs KPLI Jogja

Karena KPLI Jogja sangat dekat dengan istilah GPL, maka saya rasa tidak ada salahnya jika theme wordpress untuk situs KPLI – Jogja (Jogja Linux) pun saya lepaskan secara gratis dibawah lisensi GPL. Silahkan download di sini : https://labanapost.com/download/jogjalinux79.tar.gz

PERINGATAN : Theme ini dibuat khusus (custom) untuk situs Jogja Linux, jadi untuk bisa tampil keren seperti situs Jogja Linux saat ini anda harus menyesuaikan sendiri beberapa bagian dari theme tersebut.

Sedikit cerita *curhat* dibalik re-desain situs KPLI Jogja ini.

Nama

Nama theme nya JogjaLinux79. Kenapa? JogjaLinux nya jelas.., tapi mengapa angka 79? Karena dibuatnya dari tahun 2007 – 2009. Lama? Ya gitulah.. :P. Sebenarnya saya sudah janji sama bung Iwan ‘stwn’ (pembuat distro Kuliax – eks. ketua KPLI Jogja) untuk meredesain situs Jogja Linux. Dan seharusnya desain baru tersebut dilaunching bersamaan dengan event Indonesia Linux Conference 2007 yang saat itu dipegang oleh KPLI Jogja. Tapi janji tinggal janji.., aku telah ingkari.. Ouh..ouh.. ouh.. Laa.. la..laa.. *ehm..

Logo

Logo baru Jogja Linux itu sebenarnya sudah jadi sebelum ILC 2007. Jadi tadinya niatnya launching desain baru situs Jogja Linux, sekalian memperkenalkan logo barunya. Eh iya, sapa ya yang buat logo Jogja Linux yang baru ini? Aku kok lupa? Pliss.., yang tahu ninggal komen dibawah ya..

[UPDATE] Logo KPLI Jogja yang baru ini dibuat oleh Fahrezal Effendi aka rezal aka exavolt (thanx bung Iwan atas koreksinya).

Logo yang digunakan di web sekarang bukan versi original. Yang digunakan di web sekarang itu sudah saya edit sedemikian rupa dengan software Inkscape.

Mockup

Desain dalam bentuk grafis (istilahnya kalo gak salah mockup) pernah dibuat tahun 2007.  Tapi jelek banget.. jadi ndak tega diteruskan jadi theme wordpress. Kalau yang sekarang kan keren abiss… (berani protes, gorok…!). Berikutnya terjadi modifikasi terus. Silahkan lihat disini https://labanapost.com/download/. Semua file yang bernama depan mockup-*, dan berakhiran *.htm itu adalah perkembangannya dari jaman ke jaman. Yang sekarang dipake adalah versi 0.4, walaupun dengan sedikit perubahan dari mockup asli.

Selama proses ini saya juga tetap diuber – uber sama bung Agung (ketua KPLI Jogja). Hingga akhirnya dia berhasil. (Cocok buat dipilih lagi jadi ketua untuk pengurus periode berikutnya).

Oh iya, seluruh desain dibuat menggunakan Inkscape pada OS Ubuntu, saya menggunakan bantuan grid image *lupa dapet dari situs mana*. Color Pallete yang saya pilih di Inkscape adalah Tango.

XHTML + CSS

Di versi mockup 0.3 sebenarnya sudah sempat mau dijadikan theme, walaupun saya masih merasa ndak puas. Kemudian setelah beberapa kali meminta bantuan di milis Jogja Linux, akhirnya ada yang mau meluangkan waktu membantu saya. Bung Andri bersedia mengkonversinya ke XHTML & CSS menggunakan bantuan tool YAML. Tetapi karena saya akhirnya merubah desainnya ke versi 0.4, hasil kerja keras bung Andri tersebut tidak jadi diteruskan menjadi theme wordpress. Continue reading “Rilis Theme WordPress untuk Situs KPLI Jogja”

TemanMacet.com – Sesuai Harapan

Di tulisan sebelumnya saya sempat menyinggung sedikit tentang PasarMalem.com. Kali ini saya review dikit tentang TemanMacet.com. Komentar yang pertama saya bilang waktu nyoba dengerin salah satu podcast TemanMacet.com : Nah.. ini dia nih..! Dan saya langsung mendownload podcast berikutnya.. 😀 NB: Buat yang belum tahu, PasarMalem.com itu podcast tentang teknologi dan new media, dan TemanMacet.com … Continue reading TemanMacet.com – Sesuai Harapan

Ke Twitter Lagi

Sewaktu lagi heboh – hebohnya Twitter, saya sempat bikin akun. Terus nyobain nge-tweet. Habis itu ditinggalkan. Setelah itu muncul Plurk. Setelah disentil Mas Yahya, akhirnya saya bikin akun. Dan terjerumuslah saya di dunia plurknista itu. (and it did fun.. (dance)plurk ) Belakangan fitur karma (yang tadinya asyik) kok malah terasa mulai mengganggu. Kalo ndak diupdate … Continue reading Ke Twitter Lagi

Ide – ide Website yang Tidak (belum) Terealisasi

Dalam waktu dua tahun terakhir ini banyak sekali ide – ide website yang muncul di kepala saya. Sebagian sangat sederhana, sebagian lagi terlalu kompleks. Sebagian terlihat bisnis modelnya, sebagian lagi tidak jelas bisa dapat uang darimana. Sebagian bisnis modelnya konvensioanl (member / layanan berbayar, iklan, affiliate), sebagian lagi bisnis modelnya unik. Dan yang paling pamungkas … Continue reading Ide – ide Website yang Tidak (belum) Terealisasi

Amazon S3 dengan CakePHP

Beberapa hari ini saya cukup disibukkan dengan memahami cara kerja Amazon Simple Storage Service (Amazon S3), yang merupakan salah satu layanan dari Amazon Web Service (AWS), dilanjutkan dengan menulis beberapa baris kode agar bisa bekerja dengan CakePHP . Ini adalah salah satu bagian dari situs yang sedang saya kerjakan.

Langsung aja. Library PHP5 untuk mengakses layanan Amazon S3 ini saya gunakan Class S3 dari http://undesigned.org.za/2007/10/22/amazon-s3-php-class, hasil karya dari Donovan Schönknecht.

Agar bisa diakses dalam CakePHP, file class S3 tadi (S3.php) diletakkan di folder app/vendor/. Setelah itu saya buat fungsi baru di dalam controller yang mengakses Amazon S3 nantinya.

function _initAws()
{
// AWS access info
if (!defined('awsAccessKey')) define('awsAccessKey', 'AKHTZQYAXRXHTZQYAUUM'); // Sesuaikan dengan AccessKey anda
if (!defined('awsSecretKey')) define('awsSecretKey', 'VJFcyIksmdnk90kngio'); // Sesuaikan dengan SecretKey anda

App::import('Vendor', 'S3', array('file'=>'S3.php'));
$s3 = new S3(awsAccessKey, awsSecretKey);
return $s3;
}

Kemudian jika di dalam salah satu fungsi controller anda (di dalam controller yang sama), anda ingin mengakses S3, cukup gunakan baris berikut :

$s3 = $this->_initAws();

$s3->putBucket('cdn.labanux.com', S3::ACL_PRIVATE); // Membuat bucket baru

$s3->putObjectFile($file_path, 'cdn.labanux.com', 'image/'.$file_name.'.xcf', S3::ACL_PRIVATE);

// Menyimpan ke bucket cdn.labanux.com, dengan nama file image/$filename.xcf (image itu hanyalah virtual folder, karena Amazon S3 tidak mensupport folder. Dengan dinamai seperti itu, maka file anda kelihatan seperti berada di dalam sebuah folder / subfolder

Oh iya, bucket itu unik, ndak ada yang sama di AWS. Terus asyiknya gini, kalau bucket kita bernama : labanux, maka bucketnya beralamat di s3.amazonaws.com/labanux, ataupun labanux.s3.amazonaws.com. Kalo nama bucketnya cdn-ku.org, maka bisa diakses di cdn-ku.org.s3.amazonaws.com, ataupun s3.amazonaws.com/cdn-ku.org

Nah kalo kita punya domain labanux.com, kita bisa nambahin subdomain cdn.labanux.com kan? Nah, di S3 nya kita bikin bucket dengan nama cdn.labanux.com. Jadi ntar bisa diakses dengan alamat cdn.labanux.com.s3.amazonaws.com.

Lalu gimana biar CDN (Content Delivery Network) nya beralamat di cdn.labanux.com? Gampang, di NS servernya dibuat record CNAME cdn.labanux.com diarahkan ke cdn.labanux.com.s3.amazonaws.com

Lalu bagaimana jika kita ingin mengakses file dari AWS untuk di berikan kepada user (di download user) ?

Kalau file & bucketnya public, bisa langsung diakses secara direct (misal filenya : image/fotoku.jpg) : s3.amazonaws.com/bucket/image/fotoku.jpg. Atau kalau mengikuti contoh di atas jadinya : cdn.labanux.com.s3.amazonaws.com/image/fotoku.jpg, atau (ini yang saya pakai) : cdn.labanux.com/image/fotoku.jpg.

Nah, kalau file / bucketnya private. Ada dua cara. Cara pertama : Continue reading “Amazon S3 dengan CakePHP”

LinuxMint Dukung Palestina

Clement Lefebvre, founder distro LinuxMint baru saja mengeluarkan statemen yang mengundang banyak perhatian komunitas Linux. Dalam tulisannya di Blog LinuxMint dengan tegas dia menyatakan bahwa dia mendukung Palestina. Dan dia menambahkan dua statement ini : “I’m only going to ask for one thing here. If you do not agree I kindly ask you not to … Continue reading LinuxMint Dukung Palestina

Software yang Beli Pasti Lebih Bagus Daripada yang Gratis

“Logikanya aja lah.., sesuatu yang beli itu pasti lebih bagus daripada yang gratisan.. Iya kan? Jadi, .Net itu lebih bagus daripada Java”, ujar salah seorang pembicara pada acara Sunday Sonten ke-8 yang waktu itu bertempat di kampus Informatika UPN Yogyakarta. Saya tidak tahu *hacker* ini sedang bercanda atau serius, tapi lihat mimik wajah dan gaya … Continue reading Software yang Beli Pasti Lebih Bagus Daripada yang Gratis

Kontes Berpikir Kritis 2009 : Navinot.com

Pertama lihat judul tulisan tersebut di Navinot.com, saya tidak mendapat clue kira – kira apa isi tulisannya. Saya merasa tidak tertarik. Karena bayangan saya isinya adalah sesuatu yang berhubungan dengan pemikiran – pemikiran kritis seperti dalam dunia perpolitikan nan menjenuhkan itu. Saya akhirnya baru membuka tulisan itu hampir seminggu kemudian (setelah *disenggol* bung Ivan, co-founder … Continue reading Kontes Berpikir Kritis 2009 : Navinot.com